PAKET INVESTASI BUDIDAYA JAMUR
JAMUR TIRAM JOMBANG Budidaya jamur tiram | Bibit jamur tiram | Bisnis jamur tiram | Jamur tiram putih | Harga jamur tiram | Cara budidaya jamur tiram | Media budidaya jamur tiram | Analisa budidaya jamur tiram | Proposal budidaya jamur tiram | Teknik budidaya jamur tiram | Budidaya jamur tiram. Alamat : Dsn. Kedungcangkring, Ds. Kedungbogo, Kec. Ngusikan, Jombang. HUb. DIAN HIDAYATULLOH 085655219052,INVITE PIN BBM 74629180, EMAIL : dianhidayatulloh@gmail.com
Laman
Harap klik dibawah ini !!
Harap Klik disini !!
Senin, 21 Juli 2014
Selasa, 10 Juni 2014
Peluang Usaha Warung Jamur
Peluang
Usaha Kuliner Jamur
"Istana Jamur Café” didukung oleh orang-orang yang berpengalaman dan ahli di bidang makanan. Koki yang bertanggung jawab terhadap rasa dan mutu makanan diambil dari koki-koki yang sudah berpengalaman di bidangnya. Mutu dan kualitas makanan secara rutin diawasi sehingga makanan yang dijual adalah makanan yang benar-benar layak untuk dikonsumsi bebas dari pengawet & kimia yang membahayakan kesehatan.
Pilihan Peluang Usaha yang
Tepat
Untuk saat ini kami masih berkonsentrasi untuk 8 menu tersebut di atas, nantinya kami akan terus mengembangkan menu yang ada dalam rangka memajukan usaha kami dan mitra Istana Jamur Café.
Paket Investasi
"Istana Jamur Café”
OVERVIEW
Memasuki
tahun 2014, Istana Jamur sebagai perusahaan produsen bibit dan budidaya jamur
terus mengembangkan diri memasuki industri hilir berbasis pangan yang
berasal dari olahan jamur. Tingginya produksi jamur yang dihasilkan di Ngusikan,
Jombang sebagai salah satu sentra jamur tiram di Jombang mendorong kami
untuk terus berkreasi dalam upaya meningkatkan nilai jual sekaligus
sebagai bentuk promosi edukasi jamur konsumsi yang merupakan pangan sehat dan
pangan alternatif baik di masa kini maupun masa depan.
Kami
optimis bahwa bisnis ini akan berkembang pesat, tentunya didukung dengan
promosi produk yang selama ini sudah kami lakukan, pengembangan produk yang
terus ditingkatkan, kecenderungan masyarakat untuk mengkonsumsi makanan sehat
dan bebas kolesterol.
1)
Visi
Menjadi perusahaan skala nasional
dalam industri kuliner jamur terintegrasi
2) Misi
- Mempopulerkan jamur tiram dalam bentuk panganan olahan melalui pendekatan kualitas (cita rasa, pelayanan, packaging, serta kesehatan).
- Mensosialisasikan manfaat jamur terutama jamur tiram bagi kesehatan masyarakat Jombang pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.
- Mempeluas jaringan pemasaran melalui sistem kerjasama usaha
- Membangun pusat produksi kuliner yang bertempat di Jombang
Sumber
Daya Manusia
"Istana Jamur Café” didukung oleh orang-orang yang berpengalaman dan ahli di bidang makanan. Koki yang bertanggung jawab terhadap rasa dan mutu makanan diambil dari koki-koki yang sudah berpengalaman di bidangnya. Mutu dan kualitas makanan secara rutin diawasi sehingga makanan yang dijual adalah makanan yang benar-benar layak untuk dikonsumsi bebas dari pengawet & kimia yang membahayakan kesehatan.
Ciri
Khas istana Jamur Cafe
• Bahan jamur diolah
sendiri BEBAS BAHAN PENGAWET, KIMIA & DI JAMIN HALAL.
• Bahan terbuat dari Jamur tiram yang baik buat kesehatan dan rendah kolesterol
• Citarasa yang lezat dengan harga yang terjangkau
• Bahan terbuat dari Jamur tiram yang baik buat kesehatan dan rendah kolesterol
• Citarasa yang lezat dengan harga yang terjangkau
- Dibutuhkan masyarakat, Jamur merupakan peluang bisnis kuliner yang menjanjikan dimasa depan,yang mengusung konsep health food.
- Bahan baku mudah di dapat, bahan baku jamur di support dari pusat.
- Tidak melanggar norma yang ada dimasyarakat, produknya halal dan bebas dari pengawet serta kimia.
- Nilai investasi tidak mahal & bisnisnya mudah dijalankan.
- Hak dan kewajiban para pihak seimbang
- Supporting management dari produksi, pemasaran dan pengembangan produk.
- Menjamin wilayah pemasaran ekslusif
- Memiliki SOP (Standar Operating Procedure) untuk produksi, pemasaran dan pengembangan produk.
CHRISPY
|
BURGER
|
HOTDOG
|
SIOMAY
|
SATE JAMUR
|
PENTOL BAKAR
|
BENTO
|
STEAK
|
Untuk saat ini kami masih berkonsentrasi untuk 8 menu tersebut di atas, nantinya kami akan terus mengembangkan menu yang ada dalam rangka memajukan usaha kami dan mitra Istana Jamur Café.
Keuntungan bermitra dengan
Istana Jamur Café
- Produk telah teruji & terbukti digemari masyarakat
- Usaha jenis makanan sehari-hari, bukan makanan yang hanya trend sesaat
- 100% laba milik Pribadi Mitra
- Tanpa Franchise fee
- Tanpa Royalty fee
- Investasi relatif murah
- Pengelolaan mudah
- Pengembalian modal relatif cepat
- Pilihan untuk outdoor & indoor
Kamis, 26 September 2013
INFO PELATIHAN PRODUKSI JAMUR TIRAM
PELATIHAN PRODUKSI JAMUR TIRAM
" PEMUDA MANDIRI MUSHROOMS "
KAMI TELAH BERTEKAD UNTUK MENCIPTAKAN WIRAUSAHAWAN BARU
DI BISNIS PRODUKSI JAMUR TIRAM,
STOP TRIAL AND ERROR.........
YANG BISA MENGHABISKAN MODAL ANDA, MENGHILANGKAN ASET ANDA, DAN INVESTASI ANDA BISA MELAYANG.
BELAJARLAH LANGSUNG PADA AHLINYA.......
TIDAK USAH RIBET IKUT PELATIHAN PRODUKSI JAMUR TIRAM YANG BAYARNYA BERJUTA-JUTA ( 2 -5 JT ) DAN BELUM TENTU DIAJARKAN SECARA TOTALITAS DAN DIBUKA RAHASIA MEMPRODUKSI JAMUR TIRAM.
CUKUP...!!!!!!!!
DENGAN HANYA MEMBELI MINIMAL 3000 BALOG DARI TEMPAT KAMI, AKAN KAMI AJARKAN MEMPRODUKSI BAGLOG JAMUR TIRAM DAN AKAN KAMI BUKA SELURUH RAHASIA DI BISNIS INI.
YANG AKAN MENJADIKAN ANDA LEBIH MANDIRI, BERDIKARI DAN BISA BERKEMBANG.
Menurut Statistic dari
Small Business Administration (SBA)
50% Usaha Baru GAGAL (di Tahun pertama)
47,5% Usaha Baru lainnya GAGAL (dalam kurun 5 Tahun)
USAHA yang BERHASIL hanya 2,5%
Apa penyebabnya ?
Pelaku Usaha Tidak mampu menyelesaikan
Permasalahan-permasalahan Usaha
karena
Sumber Referensi Usaha Mereka
Tidak memberikan Informasi yang memadai
(Yang Seharusnya mereka butuhkan)
Oleh Karena itu :
STOP Mengikuti
Sumber Referensi Usaha
yang Tidak jelas dengan Harga Mahal
Yang pada umumnya hanya mengandalkan
4 Informasi
Dan Tidak Bisa Membantu Anda
dalam menghadapi
Permasalahan-permasalahan Usaha
seperti disebutkan diatas
Lihat Perbandingan Ilustrasi dibawah ini :
Jadi, Tidak Heran bila
97,5% Pelaku Usaha Baru Akhirnya GAGAL (Bangkrut)
Hanya dalam waktu singkat
Semua Modal Habis, Aset mereka Hilang dan
Investasi mereka Melayang.
Kamis, 25 Juli 2013
JUAL BAGLOG
JUAL BAGLOG JAMUR TIRAM
JOMBANG
Budidaya jamur tiram di Kota Jombang,
tepatnya di desa Kedungbogo, kec. Ngusikan, Jombang. Usaha mandiri yang
digawangi oleh beberapa pemuda yang tergabung dalam "ISTANA JAMUR GROUP".
Budidaya ini menghasilkan
jamur tiram segar curah maupun kemas dan berbagai menu olahannya dengan
merk
"ISTANA JAMUR" dan menjual media tanam ( baglog) jamur dengan
kualitas yang baik. Produk jamur yang ditawarkan, meliputi:
1. Jual
Baglog, bibit jamur, cincin log, dll
1. Harga baglog plastik ukuran 18x35 cm= Rp. 2500,- ( jika order di bawah 2000 log ), Rp. 2300,-( jika order di atas 2000 log )
2. Harga baglog plastik ukuran 17x35 cm= Rp. 2200,- ( jika order di bawah 2000 log ), Rp. 2000,-( jika order di atas 2000 log )
3.Harga baglog plastik ukuran 16x35 cm= Rp. 1900,- ( jika order di bawah 2000 log ), Rp. 1800,-( jika order di atas 2000 log )
1. Harga baglog plastik ukuran 18x35 cm= Rp. 2500,- ( jika order di bawah 2000 log ), Rp. 2300,-( jika order di atas 2000 log )
2. Harga baglog plastik ukuran 17x35 cm= Rp. 2200,- ( jika order di bawah 2000 log ), Rp. 2000,-( jika order di atas 2000 log )
3.Harga baglog plastik ukuran 16x35 cm= Rp. 1900,- ( jika order di bawah 2000 log ), Rp. 1800,-( jika order di atas 2000 log )
Harga di tempat ( bergaransi, barang rusak bisa ditukar, gratis konsultasi/bmbingan pembudidayaan, panduan sampai sukses budidaya)
Harga bibit jamur f2 Rp. 6.000,- di tempat
Harga curah Rp. 12.000,- ( jika order dibawah 10 kg)
Harga curah Rp. 11.000,- ( jika order diatas 10 kg)
Dikemas Menggunakan
Trayfoam dan Film Plastic 2 ons seharga
Rp. 4.000,-
Dikemas Menggunakan Kantong Plastik
2 ons seharga Rp. 3.500,-
2. Aneka Olahan Jamur Tiram (crispy
jamur, nugget, bakso, dll.)
Harga 1 0ns Rp. 5000,-
HOTLINE :
DIAN HIDAYATULLOH – 085655219052
PERAWATAN JAMUR
Pengolahan Media Tanam Jamur Tiram
PersiapanUntuk 80 log diperlukan bahan-bahan seperti di bawah ini:
a) Serbuk gergaji atau ampas tebu halus=100 kg
b) Tepung jagung=2kg
c) Dedak halus=10 kg
d) Pupuk SP36=0,5 kg
e) calcium carbonat=0,5 kg
f) Air=50-60%
Pembuatan Log
Media dimasukkan ke dalam kantong plastik tahan panas kapasitas 1,5-2
kg sampai Media harus dipadatkan agar terbentuk log yang baik. Ikat
mulut plastik dengan karet tahan panas/ dengan menggunakan cincin baglog dan penutupnya kemudian disterilkan.
Sterilisasi perlu dilakukan agar media bebas dari mikroba lainnya.
Terdapat dua cara sterilisasi yaitu:
a. Sterilisasi pada temperatur 100 derajat C selama 8 jam dengan
cara mengukus. Biasanya digunakan drum kapasitas130 log yang
dipanaskan dengan LPG.
Tahap Persiapan:
- Media tanam (baglog) yang sudah di sterilisasi dan suhu media tanamnya sudah dalam keadaan dingin / tidak panas.
- Siapkan ruangan yang bersih dan tertutup rapat.
- Siapkan bibit jamur.
- Siapkan alat spray (semprotan) dan isi dengan cairan alkohol / spiritus gunanya untuk mensterilkan ruangan termasuk tangan orang yang akan mengerjakan inokulasi.
- Siapkan sendok kecil / sebuah alat yang dapat dimasukan dengan botol untuk mengambil bibit dan dipindahkan ke media tanam.
- Siapkan bunzen (kompor spritus kecil) untuk memanaskan sendok kecil, dan bagian atas botol bibit, dan juga untuk menjaga ruangan agar tetap steril.
Lankah Kerja:
- Masukan media tanam yang sudah disterilisasi ke ruangan inokulasi, tetapi sebelumnya area ruangan tersebut dibersihkan.
- Bila media tanam masih dalam keadaan panas diamkan terlebih kurang lebih 1 x 24 jam atau sampai media dingin.
- Tutup pintu dan jendela rapat, usahakan dalam masa pekerjaan jangan sampai orang hilir mudik masuk ruangan.
- Sebelum bekerja, ruangan inokulasi disterilkan dengan menyemprotkan alkohol seluruh ruangan, termasuk kedua tangan, kedua kaki dan badan (prinsipnya semuanya harus dalam keadaan bersih).
- Setelah siap selanjutnya buka tutup media, kemudian masukkan bibit jamur secukupnya, masukkan dan pasang ring/cincin baglog, tutup dengan kertas koran dan ikat dengan karet.
- Usahakan pada saat proses inokulasi selalu dekat dengan bunzen (tempat api).
- Bibit jamur yang jatuh ke lantai jangan dipergunakan / dimasukan ke dalam media tanam, karena bibit tersebut sudah dianggap tidak steril.
- Setelah di inokulasikan, letakkan media baglog dalam rak-rak inkubasi boleh dalam posisi vertikal atau horizontal mana saja yang lebih menghemat tempat.
Dalam budidaya jamur memang perlu ketelitian yang luar biasa, mulai dari
mempersiapkan bahan baku, proses sterilisasi, dan inokulasi. Karena
kesalahan pada salah satunya maka akan berakibat fatal. Ya, karena
kegagalan pada salah satu proses akan membuat baglog tidak menumbuhkan
jamur tiram, malah jamur liar yang akan numbuh. Ini berarti akan
mengakibatkan kegagalan atau kerugian...
Namun, tidak ada yang isltilah ‘gagal’ dalam usaha jamur tiram, karena
keberhasilan dimulai dari kegagalan. Ya, karena dari sekian banyak
petani yang berhasil membuat baglog sendiri, mereka mengaku pada awalnya
mereka ‘gagal’. Bahkan ada petani yang mengaku pada saat pertama kali
mencoba membuat baglog sendiri, gagal 100%, tapi alhamdulilah sekarang
sudah berhasil dan malah sudah menjual baglog buatannya. So, jangan
takut gagal karena gagal adalah awal dari kesuksesan...
Tahap Inkubasi
Inkubasi
adalah tahap pertumbuhan miselium jamur tiram di medianya. Yang
dibutuhkan dalam masa inkubasi ruangan dengan suhu yang hangat
30-35 derajat celcius kelembapan ruangan terjaga sekitar 70% ruangan
harus bersih dan steril masa inkubasi biasanya membutuhkan waktu selama
25-35 hari sejak ditanam bibit F2 jamur tiram putih baglog yang sudah
dipenuhi miselium maka dipindahkan ke ruang budidaya / pertumbuhan jamur
tiram putih.
Pembudidayaan dan Perawatan Jamur Tiram
Setelah anda siap dengan persediaan baglog baik dari pembuatan anda sendiri, maupun dengan membelinya dari orang lain maka langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah :
1- Penataan baglog pada rak dalam ruangan spawning
Tata dengan baik baglog diatas rak-rak yang sudah anda sediakan.
2- Penyiraman atau pengkabutan baglog
Baglog yang uda dibuka penutupnya siram lantainya dan dindingnya serta pengkabutan ruangan kumbung dengan menggunakan selang atau sprayer pompa manual setiap hari,dengan minimal 3 kali sehari,tetapi jika suhu terlalu panas maka dapat dilakukan sampai 4 kali sehari.
Setelah usia baglog beberapa hari terhitung setelah pembukaan tutup baglog, maka bibit jamur dalam baglog akan mulai tumbuh dan membentuk daun/tiram jamur,.
Dan setelah 24 jam jamur akan membesar maksimal, artinya jamur siap dipanen.
3. Setelah panen pertama, maka buka cincin baglog kemudian potong ujung plastik pas diujung permukaan media tanam.
4. Semprot seluruh premukaan baglog dengan air kelapa max 1 minggu sekali untuk merangsang penumbuhan jamur.
Panen bisa 3-4 kali panen dengan bobot rata-rata 3,5-4 ons per baglog
CARA MEMANEN JAMUR
Jamur tiram yang sudah siap dipanen biasanya bergerombol dalam satu rumpun generasi, dan biasanya jamur yang tumbuh didak merata , ada yang berukuran n besar dan kecil, akan tetapi dalam memenen jamur ini harus mengambil semua rumpun tersebut, dengan cara mengelupas bonggolnya sehingga terkelupas dari madia tanam, dan jika hanya sebagian saja yang di petik maka sisa jamur yang lainnya dalam rumpun tersebut akan layu dan mati.
Cara memenen ini berlaku dalam proses panen 1,2,3, dan 4.
CATATAN
1-Pada umumnya hasil panen ke 1 ke 2 dan seterusnya akan mengalami penurunan bobot hasil panen
2-Pada umumnya baglog berkapasitas 4 kali panen, akan tetapi terkadang ada yang masih bisa sampai penen ke 5, hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
-perawatan yang sangat teliti
-kualitas kandungan nutrisi dalam baglog
3-setelah baglog tidak produktif lagi maka baglog tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk
MEDIA KAYU
BUDIDAYA JAMUR MEDIA KAYU GERGAJIAN
Jamur
Tiram, Kuping, Shiitake dan lain-lain merupakan jenis jamur kayu edible
yang sering dibudidayakan saat ini. Budidaya jamur kayu edible sebagai
penambah ekonomi keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan (lahan
tidak subur) dan pemanfaatan tenaga keluraga sebagai (tidak langsung)
pekerja. Lain dari itu, jamur berfungsi sebagai individu pendaur ulang
limbah serbuk kayu gergajian (selanjutnya disebut serbuk kayu) atau
semua bahan limbah yang masih mengandung senyawa lignoselulotik seperti
kulit kacang tanah, sepak tebu, jerami, seresah daun, tongkol jagung,
buangan dahan atau pohon yang telah mati di hutan dan lain-lain.
Di
Indonesia sumber tenaga kerja, sumber daya alam (pekarangan) di
pedesaan dan limbah lingo-selulotik tersedia dalam jumlah yang cukup.
Lain dari itu secara topografi Indonesia memiliki banyak dataran tinggi
yang mempunyai kelembaban udara yang tinggi dengan temperature yang
rendah. Keadaan yang demikian ditambah dengan adanya 2(dua) musim yaitu
kemarau dan hujan tanpa disertai musim salju seperti halnya di Negara 4
(empat) musim sehingga memberikan kesempatan yang amat baik bagi semua
masyarakat Indonesia untuk melakukan budidaya jamur sepanjang tahun.
Beberapa hal penting dalam budidaya jamur kayu edible, yaitu :
- Syarat Tumbuh
Jamur kayu biasanya menghendaki temperature lingkungan berkisar antara 24o-26oC
dengan kelembaban udara berkisar RH 80-90%. Untuk itu ketinggian tempat
berkisar, antara 600-1000 meter dari permukaan laut atau lebih. Lain
dari itu kecepatan angina rata-rata harus relative lambat, karena itu
akan berpengaruh langsung terhadap kelembaban di tempat itu.
- Bibit Jamur
Bibit
jamur kayu yang akan dibudidayakan sebaiknya diperoleh dari perusahaan
yang memang mengembangkan jamur kayu edible. Ini untuk menghindari bbit
yang meragukan terutama karena ada jenisa jamur yang beracun. Biasanya
bibit yang diinokulasi ke polybag ada dalam tahap F3
- Tata Cara Pembuatan Bibit F2 dan F3
Penggunaan autoklaf
Autoklaf
sebenarnya bukan kukusan tetapi bertekanan dan dilengkapi dengan
manometer (untuk mengetahui besar tekanan uap air di dalamnya). Selain
itu disertai dua buah klep (valve) Satu klep berfungsi sebagai safety
valve/pengaman (supaya tidak meledak bila pemakai lengah sehingga
tekanan melebihi batas yang telah diatur/diinginkan sesuai kemampuan
alat ini) dan satu lagi berfungsi untuk exhaust valve/pengeluaran.
Membuat bibit F1
Untuk
membuat bibit F1 perlu membuat cetakan spora (spore print). Jamur yang
cukup tua diletakkan di atas kertas atau plastic yang telak diolesi
media. Spora yang jatuh ke permukaan media di atas kertas/plastic
tersebut akan membentuk cetakan spora (mirip sidik jari). Jika spora
sudah disterilisasi dapat ditanam pada media PDA sehingga tumbuh
misselium. Itu artinya bibit F1 sudah tersedia.
Membuat bibit F2 dan F3
Media
untuk bibit F2, F3 dan polybag sama, yaitu terdiri dari serbuk kayu
gergajian 80%, bekatul 20%, CaCo3 1%, RH 60-65%, pH 6,8-7,2 (diatur
dengan CaCo3 atau CaO). Campuran ini diatur kelembaban berkisar antara
60-65%, yaitu dengan penambahan air. Walaupun demikian ada juga yang
menambah campuran tadi dengan bahan lain seperti urea, KH2PO4 dan
lain-lain.
Proses
sterilisasinya sama dengan sterilisasi F1, yaitu menggunakan autoklaf
hanya saja waktu sterilisasinya perlu ditambah 5-10 menit karena serbuk
kayu merupakan bahan yang bersifat isolator atau tidak mudah menyalurkan
panas. Biasanya bibit F1 yang diinokulasikan/dimasukkan untuk starter
F2 tidak banyak, yaitu sekitar 1cm2. Bila inokulasi ini berhasil, maka
dalam 2(dua) minggu seluruh permukaan media F2 di dalam botol bekas saus
akan dipenuhi miselium. Kalau keadaan bibit F2 sudah benar-benar penuh
miselium, maka tiba saatnya membuat bibit F3.
Media
bibit F3 komposisinya sama dengan F2. Sekitar 1 9satu) sendok the F2
diinokulasikan ke media F3 secara antiseptic. Bila dalam dua minggu
miselium sudah memenuhi seluruh permukaan media bibit F3, maka tiba
saatnya diinokulasikan ke polybag.
Untuk
polybag dengan berat sekitar 1 (satu) kg dan ukuran kantong plastic 28 x
15 cm, memerlukan waktu 1-2 bulan untuk setiap berproduksi tetapi waktu
ini sangat bergantung pada jenis dan keadaan lingkungan. Kesiapan untuk
berproduksi ditunjukkan dengan penuhnya miselium di seluruh permukaan
polybag.
Perlu
diingat, bahwa kantong plastic yang digunakan untuk mengemas media
dalam polybag (juga disebut dengan nama baglog) terbuat dari palstik
jenis Poly Propilene (PP) dengan ketebalan 0,05 mm atau lebih. Jika
disterilisasi polybag yang dibuat mempunyai volume atau berat polybag
lebih berat dari 1 (satu) kg, maka waktu sterilisasi harus diperpanjang.
Untuk skala industri rumah tangga, biasanya digunakan drum bekas ole.
Dengan alat sterilisasi seperti ini polybag harus menggunakan waktu yang
lebih lama, biasanya sekitar 5-8 jam dalam keadaan mendidih. Sebab itu
waktu dilakukan sterilisasi air dalam drum jangan sampai habis kaerna
plastic dan serbuk kayu akan terbakar. Jika kompor/api sudah dimatikan
jangan terburu-buru mengeluarkan polybag, melainkan biarkan dulu sampai
temperature agak turun (hangat)
- Penenaman Bibit untuk Memperoleh Tubuh Buah
Setiap
polybag diisi kira-kira 1 kg dan selanjutnya polybag diberi cincin
plastic(ring), atau potongan pipa PVC ata potongan bamboo dipasang di
mulut polybag dan ditutup dengan kapas berlemak. Pengisian bibit
sebaiknya dilakukan di dalam kondisi antiseptic (kalau mungkin ruang
sterilisasi menggunakan lampu Ultra Violet Germicides). Tata cara
antiseptic perlu dilakukan sebaik-baiknya, artinya : tangan dan semua
peralatan seperti meja, pinset termasuk permukaan dan tutup botol dan
polybag disucihamakan dengan dilap menggunakan alcohol 90% atau spiritus
atau kreolyn.
Media
tanam yang sudah diisi dengan bibit ini sementara diinkubasi dalam
ruang tertentu yang angat untuk menumbuhkan miselium. Bila factor
kelembaban dan temperature lingkungan sesuai, maka dalam waktu sekitar
1,5-2 bulan miselium akan dipeuhi media dalam polybag tersebut. Bila
media tanam dalam polybag sudah dipenuhi miselium (berwarna putih), maka
polybag yang berisi media tersebut dapat dipindahkan ke kumbung
produksi untuk menumbuhkan tubuh buah.
- Budidaya untuk produksi tubuh buah
Kumbung
produksi sebaiknya tidak dibangun berdekatan dengan kandang hewan.
Kumbung produksi harus memenuhi beberapa ketentuan seperti factor
temperature, kelembaban, cahaya dan lain-lain. Untuk memperbaiki
kelembaban di dalam kumbung produksi, semua bagian dalam dinding dan
atap harus dilapisi dengan plastic. Walaupun demikian jendela harus
tetap ada terutama di bagian aats dan dasar sekeliling dinding. Adanya
jendela ini akan berperan secara langsung terhadap temperature dan
kelembaban di dalam kumbung. Selain itu dengabn adanya jendela yang
dibuka pada waktu malam tetapi semua jendela ditutup waktu siang akan
membantu perkawinan miselium sehingga membentuk tubuh buah. Fluktuasi
temperature antara siang dan malam akan mempengaruhi terbantuknya tubuh
buah. Selain itu sebelum polybag disusun dalam kumbung produksi untuk
menumbuhkan tubuh buah, maka kumbung perlu difumigasi dengan uap
formalin ditambah dengan KMnO4 (kalium permanganate), atau pestisida
lainnya. Lantai kumbung ditaburi kapur dan penaburan kapur ini diulang
setiap bulan. Sebab itu sebaiknya lantai kumbung terbuat dari batu bata
yang ditata sedemikian rupa tanpa disemen. Ini akan membantu pengaturan
kelembaban udara dalam kumbung.
Jamur Tiram
- Jamur tiram putih
Untuk
tiram putih, polybag disusun vertical pada rak bamboo atau kayu.
Setelah miselium memenuhi seluruh permukaan polybag, umumnya akan ada
tubuh buah “nyelonong” melalui kapas penutup polybag. Selanjutnya
plastic polybag di bawah ring dipotong melingkar sehingga permukaan
media terbuka. Nantinya tubuh buah jamur tiram putih akan bermuncukan
dari bagian yang terbuka ini.
Untuk memanen tubuh buah jamur tiram putih cukup dicabut saja dari media dan bagian pangkal tubuh buah (bungkil) dipotong.
- Jamur Tiram Coklat
Seperti
halnya tiram putih, bila waktunya berproduksi, biasanya akan ada tubuh
buah yang nyelonong. Ini pertanda, bahwa produksi akan segera dimulai.
Khusus untuk jamur tiram coklat, plastic tidak perlu dipotong dan ring
tidak dilepas. Disini ring berfungsi sebagai penyangga sehingga tubuh
buah jamur tidak mudah rontok. Proses pemanenan sama dengan jamur tiram
putih.
- Jamur Kuping
PEmindahan
penyusunan polybag jamur kuping ke dalam kumbung produksi dilakukan
bila miselium sudah tumbuh hingga 2/3 panjang polybag. Bila polybag
sudah tersusun rapi, maka plastic di dekat ring di “silet” seperti tanda
X dengan ukuran 0,5 x 0,5 cm. Sejak dilakukan penyiletan di dekat ring,
maka pemyemprotan (dengan sprayer) boleh diarahkan langsung mengenai
polybag (untuk jamur kuping dan tiram) dilakukan 1-3 kali sehari di
musim kemarau. DI musim hujan cukup sekali akan lebih baik, bila
penyemprotan diarahkan ke lantai. Setelah 5-7 hari penyiletan plastic
polybag, maka tunas tubuh buah mulai muncul. Jika bagian tepi jamur
kuping sudah menipis, maka pemanenan dapat dilakukan dengan cara
mencabutnya. Bagian pangkal dipotong seperti jamur tiram.
Untuk
jamur tiram maupun jamur kuping dapat langsung dipasarkan atau
dikonsumsi (dimasak). Khusus jamur kuping banyak dilakukan pengeringan
dengan jalan mencucinya lebih dulu kemudian dijemur selama 3-4 hari
(bila cuaca cerah).
Pencucian dan penjemuran yang baik akan menghasilkan permukaan jamur kuping yang berwara hitam itu mengkilap.
- Jamur Shiitake
Polybag
jamur shiitake umumnya diletakkan vertical seperti pada jamur tiram
putih. Bila seluruh permukaan sudah coklat tua akan diikuti dengan
timbulnya benjolan-benjolan seperti bisul. Kini tiba saatnya untuk
melepas ring tanpa membuang kapas penutup polybag. Setelah 3-4 hari
kapas dibuang dan dibiarkan lagi 1-2 hari. Selanjutnya plastic
dipermukaan atas sekeliling bekas tempat ring dipotong dan media yang
sebagian plastiknya terbuka, kemudain dibalik tetapi tetap diletakkan di
rak bamboo/kayu. PEnyiraman dengan cara penyemprotan air selama polybag
dibalik boleh dikenakan di permukaan polybag. Ini dilakukan satu kali
sehari saja selebihnya diarahkan ke lantai kumbung. Setelah 4-5 hari
dibalik, kini polybag dibalik lagi seperti semula tetapi pembalikan ini
disertai kejutan mekanik dengan jalan mengetuk bagian dasar polybag.
Kini penyemprotan hanya ditujukan ke permukaan lantai. Bila tubuh buah
sudah muncul, pemanenan biasanya dilakukan sebelum “paying” mekar penuh
(unpeel). Pemanenan dilakukan dengan cara memotong pangkal tubuh buah
dekat media tanam (Tidak dicabut seperti jamur tiram atau jamur kuping).
Umumnya tangkai dipotong pendek dekan paying. Potongan tangkai ini di
pasaran disebut kaki jamur. Baik paying dan kaki jamur dapat dijual
segar maupun dikeringkan.
- Pembuatan Logwoods
Selain
melalui pembuatan bag logs, budidaya jamur dapat juga dilakukan dengan
cara membuat log wood. Teknik ini sebenarnya lebih menguntungkan karena
yang digunakan sebagai media ialah batang kayu yang sudah lama mati dan
tidak memerlukan proses sterilisasi media seperti pembuatan bag log.
Rumah (kumbung) untuk budidaya jamur tidak perlu tertutup rapat
(dinding) seperti pada budidaya menggunakan bag log. Di sini factor yang
terpenting adalah atap (peneduh) dan penyiraman yang baik. Untuk
mengurangi factor angina yang ikut mengurangi produksi dapat diatasi
dengan menanam pohon pelindung seperti bamboo di sekitar “kumbung”.
Cara Pembuatan
Dicari
batang kayu yang sudah mati dan biasanya kering benar. Untuk itu perlu
dilakukan pengeboran atau dilubangi menggunakan pahat. Lubang dibuat
dengan garis tengah sekitar 5-8 mm dengan kedalaman 15-25cm. Lubang ini
dibuat berdekatan dengan beberapa model untuk mudahnya lihat gambar
berikut
Ukuran lubang sangat ergantung pula pada ketersediaan bantang kayu yang telah mati.
Faktor
lain yang ikut berperan dalam teknimk ini ialah kandungan air batang
kayu tersebut (kelembaban). Sebab itu setelah batang kayu tadi
dilubangi, perlu penyiraman/perendaman agar kelembaban batang kayu
tersebut berkisar antara 35-55%.
Untuk
temperature lingkungan yang optimal berkisar antara 22 – 25 oC. Oleh
sebab itu ketinggian tempat dari permukaan air laut ikut menentukan
temperature lingkungan, kelembaban udara, kecepatan angina, kualitas
bibit dan jenis kayu menentukan keberhasilkan budidaya dengan teknik
ini.
Sebagai
bahan penutup lubang batang kayu setelah pengisian bibit, dapat
digunakan paraffin (lilin) atau langsung ditutup menggunakan pasak dari
jenis kayu yang lunak.
Keuntungan
lain dari budidaya dengan teknik ini ialah waktu pemanenan amat
panjang/lama dan menurut mereka yang mengejar cita rasa tinggi,
mengatakan rasa jamur dari budidaya dengan teknik ini lebih enak
dibandingkan jamur sejenis yang diperoleh dari budidaya baglog.
Kelemahan
teknik budidaya ini, yaitu keberhasilannya dan keserempakan produksi
lebih rendah dibandingkan menggunakan bag log. Disamping itu jarak waktu
pengisian bibit hingga panen pertama budidaya dengan teknik wood log
cukup lama (berkisar 5-6 bulan, bahkan lebih).
- Kontaminasi pada polybag
Kontaminasi
pada media dalam polybag akan menyebabkan terhentinya pertumbuhan dan
perkembangan miselium. Biasanya ditunjukkan dengan timbulnya warna
hitam, kuning, nila atau hijau pada media di dalam polybag sehingga
tubuh buah tidak mungkin ke luar dari bagian ini.
Ada beberapa sumber yang menyebabkan terjadinya kontaminasi, antara lain :
- Proses sterilisasi media dalam polybag yang tidak sempurna
- Saat mengisi bibit F3 tidak antiseptic
- Plastik polybag yang cacat/berlubang sehingga spora jamur mikro atau bakteri, bahkan kutu dapat menyelundup masuk ke dalam media
- Kontaminasi kapas penutup polybag berada di dalam kumbung inkubasi. Oleh sebab itu sering kali saat polybag diinkubasi perlu disemprot dengan campuran kreolin (sabun ditambah fenol kristal) atau disemprot perasan kunyit.
- Kualitas/kebersihan air untuk penyiraman di dalam kumbung produksi perlu diperhatikan
Upaya mengatasi Hama
Untuk
mengatasi hama yang muncul jangan sekali-kali menggunakan fungisida
atau insektisida sintetik karena akan meninggalkan residu kimia yang
dapat menurunkan produksi dan beberapa bagi kesehatan konsumen. Sebagai
jalan yang keluar ialah menjaga kebersihan lingkungan, baik di luar
kumbung maupun di dalam kumbung. Insektisida alami (nabati) banyak yang
efektif untuk memberantas hama. Misalnya perasan daun/bisi pohon mamba
(Azadirachtha indica), daun pegagan (Cenlella asiatica), daun tembakau
(Nicotiana Tabaccum), umbi gadung (Dioscorea sp) dan lain-lain.
Hama yang banyak dijumpai dalam memproduksi jamur antara lain :
- Hama penggerek berupa ulat yang nantinya akan bermetamorfosa menjadi lalat atau sejenis kutu (jawa : kepik berwarna hitam)
- Siput tanpa cangkang
- Ulat kilan (uler gagak) berwarna hitam, jika berjalan tubuhnya membentuk huruf U terbalik
- Sejenis lalat buah yang berwarna hitam
- Tikus, reyap dll
Pemberian
kapur di bagian luar dinding kumbung dan lantai di dalam kumbung amat
membantu mempertahankan sanitasi kumbung produksi. Untuk mencegah rayap,
maka kayu atau bamboo sebagai bahan bangunan kumbung perlu diolesi oli
bekas (boleh dicampur minyak tanah). Masalahnya yang media di dalam
polybag juga berupa kayu yang amat disukai rayap. Pada kaki rak
bamboo/kayu akan lebih baik kalau dililit kain bekas yang diberi oli dan
minyak tanah.
- Jamur beracun
Teknik mendeteksi toad tools (JAMUR YANG DIDUGA BERACUN) dengan analisis kimia : Warna tudung/paying mencolok
- Senyawa Cholin
- Senyawa Mustardin
- Tumbuh di tempat kotor
- BErbau H2S (telur busuk)
- BErbau seperti CH4 (seperti gas rawa)
- Jika dimasak berubah warna, jika demikian jangan di makan
- Jika jamur dimasak kemudian ditempelkan pada nasi putih, akan mengubah warna nasi putih tadi. Jika ditempelkan ke perak akan mengubah warna perak menjadi hitam.
- Umumnya jamur yang tumbuh dari permukaan tanah 95% mengandung racun
- Pada stipe (Tangkai tudung jamur) terdapat cincing kecuali jamur merang.
Rabu, 17 Juli 2013
Jamur Tiram Jombang
Jamur Tiram Jombang
Kami "Pemuda Mandiri Mushrom" siap bermitra dengan anda, siapkah anda menjadi mitra bisnis sukses bersama kami !!!
Siap Sukses
Berani Sukses Sejak Muda
Bersama " Pemuda Mandiri Mushrom"
Group perkumupulan pengusaha sukses muda, Siap resiko, Siap gagal, dan hasilnya adalah beresiko "BERHASIL"
Contact kami:
Dian Hidayatulloh
(Owner)
Langganan:
Postingan (Atom)


















